Tampilkan postingan dengan label Karya - Bustami bin Arbi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karya - Bustami bin Arbi. Tampilkan semua postingan

Cerpen - Kasem Tidak Gila

Cerpen Karya Aneuk Aceh - Di atas bongkahan batu penangkal ombak, tubuh kurus itu berlabuh. Menatap sang surya yang perlahan menghilang, memerah di ufuk barat. Saban sore anak muda itu tampak bertengger di sana. Aktifitasnya ganjil di mata khalayak. Mulai jadi bahan gosip seisi kampung, mampu memusnahkan perbincangan politik yang biasanya laku keras di musim pilkada.

“Kamu ini kenapa Kas, seperti dukun santet yang menunggu wangsit saja. Itu perbuatan musyrik yang dilaknat Allah. Jangan buat malu keluarga,” hardik Mak-nya dengan wajah penuh nanar suatu malam.

Kemarahan perempuan yang dipanggil Umi oleh tetangga-tetanganya itu memang punya alasan kuat. Almarhum suaminya adalah seorang teungku kharismatik di kampung. Beliaulah yang sanggup mendamaikan pertikaian menahun dua bersaudara saudagar kaya di kampung nelayan itu. Bahkan aparat pemerintah yang ditugaskan kala itu tak mampu berbuat banyak dalam menangani sengketa mereka.

Cerpen - Kasem tidak Gila

Cerita Pendek Aceh - Di atas bongkahan batu penangkal ombak, tubuh kurus itu berlabuh. Menatap sang surya yang perlahan menghilang, memerah di ufuk barat. Saban sore anak muda itu tampak bertengger di sana. Aktifitasnya ganjil di mata khalayak. Mulai jadi bahan gosip seisi kampung, mampu memusnahkan perbincangan politik yang biasanya laku keras di musim pilkada.

“Kamu ini kenapa Kas, seperti dukun santet yang menunggu wangsit saja. Itu perbuatan musyrik yang dilaknat Allah. Jangan buat malu keluarga,” hardik Mak-nya dengan wajah penuh nanar suatu malam.